Negeri Dewa Dewi Athena
Athena merupakan salah satu kota di Negara Yunani (Greece)
yang terletak di bagian tenggara benua Eropa. Pada musim dingin, Athena
memiliki suhu yang kurang lebih sama dengan daerah dingin di Indonesia sekitar
12oC – 19oC. Athena merupakan kota yang
sangat kental dengan sejarah dewinya dan diakui sebagai dewi utama kota-kota di
Yunani, dewi dari industri dan kesenian.
Pertama
kali menginjakkan kaki di kota ini, saya sangat suprise dengan keadaan disana, karena view yang
saya lihat sama persis dengan view yang ada di Indonesia. Terutama view di
jalan tol, tidak jauh berbeda dengan jalan tol disini. Banyak sekali bukit
berbatu dan pohon yang tumbuh dengan subur. Tetapi sayang sekali, disana sangat
jarang ditemui orang yang fasih berbahasa inggris. Sehingga kita banyak
menggunakan bahasa tubuh atau istilah kerennya body language (Nb.
Bukan BL untuk senam pelangsingan tubuh yaa..).
Jalan Tol Athena
Dan mereka cenderung tertutup dengan orang asing, terlihat
ketika saya mencoba menghampiri mereka untuk menanyakan jalan dan dengan
seketika mereka menghindar dengan berpura-pura tidak mendengar panggilan saya.
Sedihnya ga diwaro…huhuuu…Tapi saya tetap berpikir
positif, mereka tidak menggubris panggilan saya mungkin karena malu
atau tidak mengerti bahasa inggris (padahal bahasa inggris saya juga pas-pasan
loh ^_^) . Sebenarnya ini hanya untuk pembelaan diri saja, supaya
travelling saya tetap terasa menyenangkan.
Saya
menginap di hotel bintang 3 di daerah Omonia Square dengan fasilitas
“cukup” yang berharga 35 euro permalam untuk ukuran double room. Kenapa saya
bilang “cukup”? sebenarnya jika dilihat dari segi room services, jasa ini tidak terlalu mengecewakan,
tetapi jika dilihat dari breakfast servicessaya beri nilai
6. Bagaimana tidak, setiap sarapan pagi saya diberi roti keras dan teh hangat.
Gigi saya menjadi lebih kuat disini, karena sering mengunyah roti keras tak
berasa. Fasilitas breakfast ini memang free, sehingga
saya tidak banyak menuntut dan menerima keadaan ini dengan lapang dada.
hohoho…Tapi inilah yang membuat saya terkenang dengan perjalanan di
athena, agak sulit menemukan barang yang bernama “kentang” dan sangat
sulit menemukan ”nasi” disini. Kita bisa menemui kentang
hanya di restoran fast food seperti KFC atau Mc D, malah beberapa KFC tidak
menyediakan kentang. Dan saya hanya bisa menemui nasi di hotel tempat saya
training. Melihat nasi di athena seperti melihat emas saja, begitu berharga.
^_^ Untuk tempat menginap, saya sarankan menginap di hotel area
Acropolis saja karena area ini lebih dekat dengan daerah wisata dibandingkan
di area Omonia Square.
Hotel Vienna Athena
Banyak
tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi di Athena, terlebih lagi jika kita
banyak mengetahui sejarah mitologi Yunani. Banyak Historical Places yang artistik dan menarik untuk dilihat.
Kita bisa menjangkau tempat-tempat wisata hanya dengan berjalan kaki, walaupun
pada akhirnya kaki akan terasa lebih besar dari sebelumnya alias membengkak.
Karena transportasi umum disini terlihat tidak cukup safety untuk ditumpangi. Jika ingin menempuh
perjalanan yang cukup jauh, saya lebih memilih menggunakan taksi ketimbang
bis ataupun kereta bawah tanah. Harga taksi disini tergolong cukup murah
jika dibandingkan taksi di negara eropa lain (saya bandingkan dengan taksi di
Belanda, disana taksi mahal banget) harganya sekitar 5-10 euro untuk perjalanan
10-15 menit (tetapi tetap saja lebih mahal jika dibandingkan dengan taksi di
Indonesia). Anda perlu berhati-hati juga dengan supir taksi disini, karena
karakter mereka tidak jauh berbeda dengan supir taksi di Indonesia alias suka menipu.
Anda harus meminta supirnya untuk menggunakan argo. Saya pun pernah terkena
tipuannya, saya disuruh membayar mahal dan tidak memakai argo. Di Athena juga
terdapat taksi seperti Silverbird Indonesia, mereka menggunakan mobil Mercedes
Benz. Harganya pun 2 kali lipat jika dibandingkan dengan taksi biasa. Tetapi
keunggulannya adalah jujur, cepat dan ada fasilitas GPS didalamnya.
Berikut tempat-tempat wisata yang saya kunjungi di Athena:
1. Stadium Olimpiade Athens
Stadium Olimpiade Athens merupakan stadium pertama yang
digunakan dalam ajang olahraga atau biasa disebut olimpiade. Ajang olahraga ini
diikuti oleh seluruh negara di dunia. Sepertinya tempat ini sudah tidak pernah
digunakan lagi sebagai stadium olahraga, mengingat fasilitas dan bangunannya sudah
tidak mendukung alias kuno. Tetapi menurut saya, tempat ini sangat artistik
sekali karena tempat duduk penonton terbuat dari bebatuan seperti marmer.
2. Gedung Parlemen Athens.
Gedung ini merupakan tempat para pejabat negara bekerja.
Pada bulan Januari 2010, bom meledak di halaman depan gedung ini tepat di 100
hari pemerintahan George Papandrou. Untung saja saya datang ke tempat ini tidak
saat bom meledak, karena saya tepat berfoto di depan gedung tempat bom meledak,
fiuh! Sebenarnya tempat ini dijaga ketat oleh tentara berbadan besar dan
ber-rok mini. Mereka berdiri tegak di dekat posko menggunakan laras panjang
ditangan mereka. Tentara ini sepanjang hari diam tak bergerak dengan pandangan
lurus tegak kedepan. Lucu sekali melihatnya, karena mereka gagah tetapi
menggunakan rok.
3. Partenon
Parthenon adalah kuil Yunani yang dibangun untuk dewi
Athena, pelindung Athena pada abad ke-5 SM. Parthenon dianggap sebagai simbol
Yunani Kuno dan demokrasi Athena. Sewaktu saya datang kesini, tempat ini sedang
diperbaiki. Mungkin karena umur batunya sudah ratusan tahun, sehingga banyak
sekali batu yang hancur. Pemerintah disana sangat concern sekali dalam memperbaiki tempat ini karena
mereka sadar bahwa tempat ini merupakan objek wisata yang sangat menarik untuk
dikunjungi turis asing, sehingga menambah pundi-pundi pemasukan negara.
4.
Plaka
Merupakan Kawasan pejalan
kaki yang dipenuhi oleh warna lokal yang sangat menarik. Hampir di setiap
langkah kaki, sudut jalan, belokan, kita menemukan berbagai kejutan. Ada gereja
tua, bangunan bergaya neo klasik, reruntuhan jaman dulu, dll. Di Plaka ini,
kita bisa menemui banyak souvenir khas athena yang dijual dengan harga cukup
murah dibandingkan di tempat lain seperti replika parthenon, gantungan kunci,
sabun berbau aneh khas athena dan lain-lain. Di sekitar sini pun kita bisa
menjumpai banyak pohon yang berbuah seperti jeruk tetapi rasanya asam sekali.
Buah ini sengaja dikawinkan dengan buah sejenis lemon sehingga rasanya asam dan
dijadikan pohon hias di pinggir taman kota.
Sesuai
dengan namanya Athena yang merupakan dewi pelindung kota memiliki begitu banyak
tempat indah dan artistik. Sebenarnya masih banyak tempat menarik lain yang
belum saya ceritakan disini, tetapi menurut saya keempat tempat diatas adalah
tempat yang paling recommended untuk
dikunjungi karena khas dan terkenal di Athena. Kota ini cocok
untuk dijadikan tujuan wisata, khususnya bagi orang yang menyukai sejarah
mitologi Yunani. Happy Travelling!!! Negeri Dewa Dewi Athena
Tidak ada komentar:
Posting Komentar