Minggu, 08 Desember 2013

9 Mitos di Tempat Wisata Terkenal Dunia

9 Mitos di Tempat Wisata Terkenal Dunia

Tembok Besar China
Tembok Besar China merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat manusia, terletak di Republik Rakyat China. Pada 1987, bangunan ini dimasukkan dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Tembok Besar China tidak panjang terus-menerus, tapi merupakan kumpulan tembok-tembok pendek yang mengikuti bentuk pegunungan China utara. Tembok ini secara total memiliki panjang 8.851 kilometer. Tembok Besar China disebut-sebut salah satu bangunan buatan manusia yang terlihat dari ruang angkasa dengan mata telanjang. Namun, setelah dilakukan investigasi oleh para astronot, persepsi tersebut tidak benar. Hal ini dibuktikan oleh astronot China, Yang Liwei, pada 2003. Dari pengamatannya, dari orbit yang rendah, bangunan buatan manusia, seperti jalan, kapal laut, kota dan lain-lain memang dapat terlihat. Namun, pada saat melewati orbit Bumi dengan tinggi puluhan ribu kaki, tak satu pun benda di permukaan Bumi yang dapat terlihat, termasuk Tembok Besar China.

Gedung Capitol, Amerika Serikat
Gedung Capitol digunakan sebagai kantor Kongres Amerika Serikat. Bangunan ini terletak di Washington, D.C., di puncak Capitol Hill. Gedung ini adalah atraksi wisata lain di Washington, DC, selain Gedung Putih. Gedung Capitol terkenal dengan Capitol Dome, sebuah kubah besar yang menjadi atap dan ikon bangunan ini. Dengan kubah ini, Gedung Capitol mencapai tinggi 88 meter. Bila berkunjung ke Washington, DC, Anda akan melihat bahwa kota ini tidak memiliki gedung pencakar langit. Menurut mitos yang beredar, penyebabnya karena tidak ada yang boleh lebih tinggi dari Gedung Capitol. Sebagai simbol bahwa tidak ada yang boleh lebih tinggi dari politisi yang bertempat di gedung tersebut. Mitos tersebut hanyalah sebatas mitos. Tidak ada gedung pencakar langit di Washington, DC, bukanlah karena tidak diperbolehkan oleh politisi, melainkan karena Presiden Amerika ke-3, Thomas Jefferson, mengeluarkan Undang-Undang Batas Tinggi Bangunan. Jefferson membuat undang-undang tersebut karena Ia ingin kota Washington, DC tetap nyaman dan rapih, tanpa adanya gedung-gedung tinggi yang merusak pemandangan langitnya.

Bendungan Hoover, Amerika Serikat
Bendungan Hoover adalah bendungan di Black Canyon Sungai Colorado, di perbatasan antara negara bagian Arizona dan Nevada, Amerika. Ketika konstruksinya selesai pada 1935, bendungan ini merupakan fasilitas produsen listrik terbesar di dunia dan struktur terbesar di dunia. Hingga kini, Bendungan Hoover masih menjadi yang terbesar di dunia. Selain menjadi bendungan, tempat ini juga dibuka untuk wisata sejak selesai pembangunannya dan sempat tertutup untuk umum ketika Perang Dunia II. Kini, sekira sejuta wisatawan mengunjungi bendungan ini setiap tahunnya. Sayangnya, beberapa interior di dalam bendungan sudah tidak dapat lagi dilewati turis karena dimakan usia dan berbahaya. Di balik kepopulerannya, konon Bendungan Hoover menyimpan kisah horor. Kabarnya, selama pembangunan, bendungan ini telah meminta “tumbal” 96 nyawa tukang yang membangunnya. Tubuh-tubuh tukang yang tewas ini bahkan kabarnya dikuburkan di dalam bendungan. Namun, berita tersebut terbukti tidak benar. Bendungan ini dibuat dari ribuan blok beton yang ditumpukkan satu per satu sehingga tidak mungkin bila ada jenazah yang dikuburkan di sini dan tak terlihat.

Stonehenge, Inggris
Stonehenge merupakan suatu bangunan yang dibangun pada Zaman Perunggu dan Neolitikum. Bangunan ini terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris, sekira 13 kilometer dari Salisbury. Stonehenge mencakup bangunan yang mengelilingi batu besar dan berdiri tegak dalam bulatan, yang dikenal sebagai megalitikum. Terdapat pertikaian mengenai usia sebenarnya lingkaran batu itu, tetapi kebanyakan arkeolog memperkirakan bahwa sebagian besar bangunan Stonehenge dibuat antara 2500 SM sampai 2000 SM. Bundaran tambak tanah dan parit membentuk fase pembanguan monumen Stonehenge, yang lebih awal berasal dari waktu sekira 3100 SM. Wisatawan yang mengunjungi Stonehenge umumnya dibawa oleh rasa penasaran mereka terhadap misteri apa yang ada di balik susunan batu ini. Berbagai macam mitos dan teori, mulai dari teori manusia prasejarah hingga portal ke dunia alien menjadi daya tarik Stonehenge.  Selain itu, ada mitos yang mengatakan jika Stonehenge dibangun oleh druid, kasta pendeta keltik tradisional yang berasal dari Eropa Barat. Menurut legenda, Stonehenge menjadi tempat ritual para druid. Namun, menurut penelitian para arkeolog moderen, Stonehenge tidak dibangun oleh druid. Susunan batu aneh ini diyakini sudah ada sejak 2400 SM, jauh sebelum druid ada di wilayah ini.

Gedung Putih, Amerika Serikat
Gedung Putih adalah rumah kepresidenan Presiden Amerika Serikat. Gedung ini terletak di 1600 Pennsylvania Avenue di Washington, DC. Gedung ini merupakan tempat tinggal resmi presiden dan keluarganya selama masa jabatannya. Saat seorang presiden baru terpilih, presiden yang lama segera pindah. Gedung ini juga memiliki kantor di mana presiden menjalankan pemerintahan. Gedung Putih didesain oleh seorang arsitek Irlandia dan dibangun antara 1792-1800 dengan gaya bangunan Neo-klasik. Presiden pertama yang tinggal di gedung yang juga menjadi salah satu atraksi wisata di Washington, DC, ini adalah Presiden John Adams.


Menurut legenda, Gedung Putih sebelumnya berwarna abu-abu. Namun, ketika terjadi perang pada 1812, Inggris yang menyerang Amerika membakar bangunan ini. Setelah itu, Gedung Putih dibangun kembali dan diwarnai putih seluruh bangunannya. Sebagian legenda tersebut memang benar, Inggris memang membakar hangus Gedung Putih pada 1814. Namun, sebenarnya, Gedung Putih sudah berwarna putih bahkan sebelum Inggris membakarnya. Bangunan ini sudah dikenal sebagai Gedung Putih karena warnanya sejak 1811, jauh sebelum Inggris menyerangnya.9 Mitos di Tempat Wisata Terkenal Dunia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar