9 Mitos di Tempat Wisata
Terkenal Dunia
Tembok Besar China
Tembok Besar China
merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat manusia, terletak di Republik
Rakyat China. Pada 1987, bangunan ini dimasukkan dalam daftar Situs Warisan
Dunia UNESCO. Tembok Besar China tidak panjang terus-menerus, tapi merupakan
kumpulan tembok-tembok pendek yang mengikuti bentuk pegunungan China utara.
Tembok ini secara total memiliki panjang 8.851 kilometer. Tembok Besar China
disebut-sebut salah satu bangunan buatan manusia yang terlihat dari ruang
angkasa dengan mata telanjang. Namun, setelah dilakukan investigasi oleh para
astronot, persepsi tersebut tidak benar. Hal ini dibuktikan oleh astronot
China, Yang Liwei, pada 2003. Dari pengamatannya, dari orbit yang rendah,
bangunan buatan manusia, seperti jalan, kapal laut, kota dan lain-lain memang
dapat terlihat. Namun, pada saat melewati orbit Bumi dengan tinggi puluhan ribu
kaki, tak satu pun benda di permukaan Bumi yang dapat terlihat, termasuk Tembok
Besar China.
Gedung Capitol, Amerika
Serikat
Gedung Capitol digunakan
sebagai kantor Kongres Amerika Serikat. Bangunan ini terletak di Washington,
D.C., di puncak Capitol Hill. Gedung ini adalah atraksi wisata lain di Washington,
DC, selain Gedung Putih. Gedung Capitol terkenal dengan Capitol Dome, sebuah
kubah besar yang menjadi atap dan ikon bangunan ini. Dengan kubah ini, Gedung
Capitol mencapai tinggi 88 meter. Bila berkunjung ke Washington, DC, Anda akan
melihat bahwa kota ini tidak memiliki gedung pencakar langit. Menurut mitos
yang beredar, penyebabnya karena tidak ada yang boleh lebih tinggi dari Gedung
Capitol. Sebagai simbol bahwa tidak ada yang boleh lebih tinggi dari politisi
yang bertempat di gedung tersebut. Mitos tersebut hanyalah sebatas mitos. Tidak
ada gedung pencakar langit di Washington, DC, bukanlah karena tidak
diperbolehkan oleh politisi, melainkan karena Presiden Amerika ke-3, Thomas
Jefferson, mengeluarkan Undang-Undang Batas Tinggi Bangunan. Jefferson membuat
undang-undang tersebut karena Ia ingin kota Washington, DC tetap nyaman dan
rapih, tanpa adanya gedung-gedung tinggi yang merusak pemandangan langitnya.
Bendungan Hoover,
Amerika Serikat
Bendungan Hoover adalah
bendungan di Black Canyon Sungai Colorado, di perbatasan antara negara bagian
Arizona dan Nevada, Amerika. Ketika konstruksinya selesai pada 1935, bendungan
ini merupakan fasilitas produsen listrik terbesar di dunia dan struktur terbesar
di dunia. Hingga kini, Bendungan Hoover masih menjadi yang terbesar di dunia.
Selain menjadi bendungan, tempat ini juga dibuka untuk wisata sejak selesai
pembangunannya dan sempat tertutup untuk umum ketika Perang Dunia II. Kini,
sekira sejuta wisatawan mengunjungi bendungan ini setiap tahunnya. Sayangnya,
beberapa interior di dalam bendungan sudah tidak dapat lagi dilewati turis karena
dimakan usia dan berbahaya. Di balik kepopulerannya, konon Bendungan Hoover
menyimpan kisah horor. Kabarnya, selama pembangunan, bendungan ini telah
meminta “tumbal” 96 nyawa tukang yang membangunnya. Tubuh-tubuh tukang yang
tewas ini bahkan kabarnya dikuburkan di dalam bendungan. Namun, berita tersebut
terbukti tidak benar. Bendungan ini dibuat dari ribuan blok beton yang
ditumpukkan satu per satu sehingga tidak mungkin bila ada jenazah yang
dikuburkan di sini dan tak terlihat.
Stonehenge, Inggris
Stonehenge merupakan
suatu bangunan yang dibangun pada Zaman Perunggu dan Neolitikum. Bangunan ini
terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris, sekira 13 kilometer
dari Salisbury. Stonehenge mencakup bangunan yang mengelilingi batu besar dan
berdiri tegak dalam bulatan, yang dikenal sebagai megalitikum. Terdapat
pertikaian mengenai usia sebenarnya lingkaran batu itu, tetapi kebanyakan
arkeolog memperkirakan bahwa sebagian besar bangunan Stonehenge dibuat antara
2500 SM sampai 2000 SM. Bundaran tambak tanah dan parit membentuk fase
pembanguan monumen Stonehenge, yang lebih awal berasal dari waktu sekira 3100
SM. Wisatawan yang mengunjungi Stonehenge umumnya dibawa oleh rasa penasaran
mereka terhadap misteri apa yang ada di balik susunan batu ini. Berbagai macam
mitos dan teori, mulai dari teori manusia prasejarah hingga portal ke dunia
alien menjadi daya tarik Stonehenge. Selain
itu, ada mitos yang mengatakan jika Stonehenge dibangun oleh druid, kasta
pendeta keltik tradisional yang berasal dari Eropa Barat. Menurut legenda,
Stonehenge menjadi tempat ritual para druid. Namun, menurut penelitian para
arkeolog moderen, Stonehenge tidak dibangun oleh druid. Susunan batu aneh ini
diyakini sudah ada sejak 2400 SM, jauh sebelum druid ada di wilayah ini.
Gedung Putih, Amerika
Serikat
Gedung Putih adalah
rumah kepresidenan Presiden Amerika Serikat. Gedung ini terletak di 1600
Pennsylvania Avenue di Washington, DC. Gedung ini merupakan tempat tinggal
resmi presiden dan keluarganya selama masa jabatannya. Saat seorang presiden
baru terpilih, presiden yang lama segera pindah. Gedung ini juga memiliki
kantor di mana presiden menjalankan pemerintahan. Gedung Putih didesain oleh
seorang arsitek Irlandia dan dibangun antara 1792-1800 dengan gaya bangunan
Neo-klasik. Presiden pertama yang tinggal di gedung yang juga menjadi salah
satu atraksi wisata di Washington, DC, ini adalah Presiden John Adams.
Menurut legenda, Gedung
Putih sebelumnya berwarna abu-abu. Namun, ketika terjadi perang pada 1812,
Inggris yang menyerang Amerika membakar bangunan ini. Setelah itu, Gedung Putih
dibangun kembali dan diwarnai putih seluruh bangunannya. Sebagian legenda
tersebut memang benar, Inggris memang membakar hangus Gedung Putih pada 1814.
Namun, sebenarnya, Gedung Putih sudah berwarna putih bahkan sebelum Inggris
membakarnya. Bangunan ini sudah dikenal sebagai Gedung Putih karena warnanya
sejak 1811, jauh sebelum Inggris menyerangnya. 9 Mitos di Tempat Wisata Terkenal Dunia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar