5 Tempat yang Wajib Dikunjungi Meksiko
Selama hampir 3.000 tahun, Meksiko menjadi tempat beberapa
peradaban maju seperti Amerindian, Maya, dan Aztec. Baru pada abad 16 terjadi
penjajahan koloni Spanyol, sehingga Meksiko disebut sebagai New Spain atau
Spanyol baru. Ketika itu atau tepatnya pada tahun 1521, pasukan Spanyol dibawah
kepemimpinan Hernan Cortes memenangkan perang atas pasukan Aztec. Pada 15
September 1810, seorang pejuang bernama Miguel Hidalgo menyatakan kemerdekaan
Meksiko atas penjajahan Spanyol di sebuah kota kecil bernama Dolores. Momen
tersebut merupakan awal peperangan untuk kemerdekaan yang dikenal dengan perang
kemerdekaan Meksiko hingga berakhir tahun 1821.
Saat ini, Meksiko adalah sebuah Negara yang
terletak di Amerika Utara, berbatasan dengan AS, Guatemala, dan Belize di
sebelah timur. Meksiko merupakan Negara terbesar ketiga di Amerika latin dan
juga menjadi Negara yang paling banyak berbahasa Spanyol. Nama Negara ini
diambil dari nama kuno ibu kotanya, yaitu Mexico Tenochititlan. Karena menjadi
Negara tempat beberapa peradaban maju, Meksiko saat ini memiliki banyak tempat
menarik yang merupakan situs sejarah dan warisan budaya. Berikut
uniknya.com merangkum 5 tempat yang wajib diKunjungi di Meksiko
1. Pyramid
Teotihuacan
Pada abad ke-13 ketika orang-orang Aztec mampu
masuk ke Meksiko bagian tengah, kota Teotihuacan yang dulunya padat, telah sepi
ditinggalkan para pemiliknya yang misterius. Orang-orang Aztec yang saat itu
datang sangat terpukau dengan bangunan piramida kematian. Tempat pusat
upacaranya sangat megah, di mana puluhan ribu masyarakatnya berkumpul di tengah
monument batu keramat. Orang-orang Aztec kemudian menamakan situs purbakala ini
dengan mengidentifikasi monument-monumen paling agung serta megah dengan
kepercayaannya sendiri, yaitu Piramida Matahari dan Piramida Bulan.
Makam-makam yang berharga dan mengerikan,
baru-baru ini ditemukan di Piramida Bulan dalam penggalian yang dipimpin
Cabrera Castro dari National Institute of Antropology and History Meksiko dan
Saburgo Sugiyama dari Aichi Prefectural University Jepang. Mereka menggali jauh
ke dalam struktur batu setinggi 43 m dan menemukan lima lokasi pemakan. Di
bawah penggalian yang dilakukan Saburo Sugiyama, mereka menemukan jasad-jasad
10 pria dari sekitar tahun 300 M. Dari hasil analisis, mereka merupakan tentara
asing tahanan perang yang kemudian dibunuh dalam sebuah upacara ritual.
Teotihuacan adalah salah satu perkotaan pertama
di belahan bumi barat yang luasnya hampir 20 km2. Pada masa
kejayannya, kota ini menjadi pusat perdagangan dengan jaringan yang sangat
luas. Tak diketahui sebabnya, kota ini diperkirakan runtuh pada tahun 600 M.
Saat ini, tempat tersebut hanya menyisakan reruntuhan bangunan yang menjadi
obyek wisata sejarah. Banyak pengunjung yang datang serta tertarik untuk
mengetahui peradaban serta budaya pada masanya.
2. Tula
Sebuah wilayah di Meksiko yang saat dikenal
dengan kota Tollan, menjadi salah satu tempat wisata unggulan Negara tersebut.
Di kota ini terdapat patung-patung antlantean yang merupakan situs arkeologi
kota tersebut. Patung-patung tersebut menjadi bukti jika Tula menjadi salah
satu tempat peradaban terbesar di Meksiko pada zaman kuno. Berdasarkan sejarah,
kota ini terbentuk menjelang akhir periode klasik ketika gelombang sebagai
berbagai penjajahan di belahan bumi, bermigrasi dari utara ke Meso Amerika.
Kelompok ini banyak dan yang paling besar adalah orang-orang Toltec. Bangsa ini
kemudian berbaur dengan masyarakat local yang sudah tinggal sebelumnya.
Munculnya Toltec diperkirakan menandai
bangkitnya militerisme di Meso Amerika. Sebagai tentara mereka menggunakan kekuatan
yang unggul untuk mendominasi masyarakat lain di wilayah tersebut. Sejak saat
itu, kota Tollan atau Tula menjadi ibu kota legendaries bangsa Toltec, seperti
disebutkan dalam sejumlah sumber pascapenaklukan.
Pada tahun 1940, arkeolog Jorge Acosta melakukan
penggalian di Cerro Del Tesoro, desa dekat Tula De Allende sekitar 64 km atau
40 km sebelah utara dari Meksiko City. Mereka menemukan sisa-sisa arsitektur mantan kota Tollan yang sekarang
disebut Tula. Saat ini, reruntuhan situs arkeologi terkonsentrasi di dua
cluster di ujung-ujung punggung bukit. Reruntuhan yang masih tersisa saat ini
meliputi istana, lapangan, serta 3 candi yang berbentuk seperti piramida
terpotong. Di kuil terbesar terdapat patung setinggi 4,6 m yang tersusun
berkolom berbentuk sosok manusia yang disebut Antlatean atau Los Antlatis.
3. Basilika Our Lady of Guadalupe
Basilika Our Lady of Guadalupe adalah gereja
katolik roma di Basilika dan kuil nasional Meksiko di utara Mexico City. Kuil
ini dibangun di dekat lokasi di mana bunda maria dari Guadalupe dilahirkan.
Tempat ini adalah salah satu situs penting untuk ziarah religi mereka yang
beragama katolik. Setiap tahun, tempat ini dikunjungi oleh jutaan orang,
terutama pada tanggal 12 Desember yang dikenal dengan hari raya Our Lady of
Guadalupe. Ziarah ke tempat yang dianggap suci ini telah berlangsung lama dan
tidak terputus sejak tahun 1531. Pada tahun-tahun terakhir, ada sebuah tempat
suci di kaki bukit Tepeyac.
Pada tahun 1622, kuil baru dengan struktur lebih
megah kemudian didirikan. Struktur lain dari abad 18 yang terhubung dengan
situs ini adalah Gereja Paroki, biaram gereja untuk suster kapusin, serta
sebuah kapel menarik di atas bukit. Sekitar tahun 1750, kuil mendapat
penghormatan dari perguruam tinggi, yaitu sebuah gelar untuk pastur dan
pembangunan untuk palayan paduan suara.
Situs basilica lama sebenarnya telah tenggelam
akibat kontur tanah yang sangat lemah, karena tempat ini sangat penting bagi
Meksiko City, maka basilica baru pun dibangun. Basilica modern dibangun antara
tahun 1974 dan 1976 oleh arsitek Meksiko, Pedro Ramirez Vazquez yang juga
arsitek stadion Aztec dan museum nasional Antropologi. Bangunan yang ada saat
ini bentuknya melingkar untuk memungkinkan visibilitas maksimum dalam
pengambilan gambar. Struktur bangunan ini didukung oleh tiang utama yang
mencegah kuil kembali tenggelam karena berdiri di bawah tanah yang tidak
stabil.
4. Centro Historico
Kawasan ini merupakan pusat bersejarah kota
Meksiko atau yang dikenal dengan sebutan Centro Historico. Kawasan ini
dipusatkan di Zocalo atau plaza utama Mexico City. Tempat ini juga meluas ke
sejumlah arah hingga beberapa blok dengan batas terjauh alameda. Zocalo adalah
alun-alun terbesar di Amerika latin dan terbesar kedua di dunia setelah Res
Square Moskow. Alun-alun ini dapat memuat hingga mencapai 100.000/orang.
Luas kawasan Centro Historico yang banyak
dikunjungi wisatawan mancanegara ini mencapai 9 km2 dan terdiri atas 668 blok. Kawasan ini
meliputi 9.000 bangunan yang 1.550 di antaranya telah dinyatakan bersejarah
karena berdiri sejak abad 16 dan 20. Pemerintah Meksiko sangat melindungi
kawasan ini hingga membagi ke dalam 2 zona pelestarian. Zona-A meliputi kota
pra hispanik dan ekspansi dari periode viceroy sampai kemerdekaan. Zona-B
bidang-bidang lain untuk semua konstruksi hingga akhir abad ke-19 yang dianggap
sangat diperlukan untuk pelestarian warisan arsitektur dan budaya daerah itu.
Di kawasan Centro Historico terdapat patung
fountain untuk menghormati Alonsi Gracia Bravo yang ditata pascapenaklukan
Mexico City serta untuk melestarika infrastruktur Aztec asli. Patung ini
letaknya di pinggir jalan merced antara Yesus dan Maria Talavera, sebelah timur
Zocalo. Centro Historico yang ada di pusat kota Meksiko ini juga memiliki
kolerasi dengan kota kuno Aztec Tenochititlan.
5. Pantai Cancun Mexico
Cancun merupakan kota pantai yang terletak di
bagian selatan Meksiko, di Negara bagian Quintana Roo, Munisipalitas Benito
Juarez. Kota ini letaknya di pesisir pantai laut Karibia. Nama cancun sendiri
berasal dari bahasa maya yang berarti ular emas. Kendati namanya mengandung
arti binatang buas, di tempat ini tidak ditemukan racun atau bisa ular melainkan
pantai menakjubkan dengan pasir putih halus bertebaran di sepanjang pantai.
Laut biru membentang diterangi sinar matahari cerah Meksiko. Setiap tahunnya,
berjuta-juta orang berkumpul di Cancun untuk memperoleh pengalaman bulan madu
tak terlupakan serta menikmati segala keindahan yang ditawarkan Cancun. Dengan
segala keindahan serta eksotis alamnya, pantas jika Cancun dimasukkan ke dalam
daftar tempat tujuan bulan madu.
Di Cancun, pengunjung bisa melakukan berbagai
aktivitas seperti olahraga air, parasailing, snorkeling, hingga
memacu jetski. Snorkeling di Cancun sangat terkenal karena penyelam bisa
menyusuri dan menikmati sensasi karang kelas dunia. Semua keperluan untuk diving
dan snorkeling bisa disewa dengan instruktur bisa didapatkan di mana-mana.
Selain wisata pantai, pengunjung juga bisa menghabiskan waktu dengan bermain
golf berdua bersama pasangan.
Hal yang paling banyak dilakukan pengunjung
adalah duduk berdua bersama pasangan pada saat sore hari, menikmati hembusan
angin sore yang nyaman sambil memandang sunset di pantai Cancun. Tempat ini
bersuhu cerah antara 23,8o C
setiap tahunnya. Saat terbaik untuk berlibur di Cancun adalah akhir Desember
atau awal April.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar