Kamis, 05 Desember 2013

5 Tempat yang Wajib Dikunjungi Meksiko

5 Tempat yang Wajib Dikunjungi Meksiko

Selama hampir 3.000 tahun, Meksiko menjadi tempat beberapa peradaban maju seperti Amerindian, Maya, dan Aztec. Baru pada abad 16 terjadi penjajahan koloni Spanyol, sehingga Meksiko disebut sebagai New Spain atau Spanyol baru. Ketika itu atau tepatnya pada tahun 1521, pasukan Spanyol dibawah kepemimpinan Hernan Cortes memenangkan perang atas pasukan Aztec. Pada 15 September 1810, seorang pejuang bernama Miguel Hidalgo menyatakan kemerdekaan Meksiko atas penjajahan Spanyol di sebuah kota kecil bernama Dolores. Momen tersebut merupakan awal peperangan untuk kemerdekaan yang dikenal dengan perang kemerdekaan Meksiko hingga berakhir tahun 1821.
Saat ini, Meksiko adalah sebuah Negara yang terletak di Amerika Utara, berbatasan dengan AS, Guatemala, dan Belize di sebelah timur. Meksiko merupakan Negara terbesar ketiga di Amerika latin dan juga menjadi Negara yang paling banyak berbahasa Spanyol. Nama Negara ini diambil dari nama kuno ibu kotanya, yaitu Mexico Tenochititlan. Karena menjadi Negara tempat beberapa peradaban maju, Meksiko saat ini memiliki banyak tempat menarik yang merupakan situs sejarah dan warisan budaya. Berikut uniknya.com merangkum 5 tempat yang wajib diKunjungi di Meksiko

1. Pyramid Teotihuacan
Pada abad ke-13 ketika orang-orang Aztec mampu masuk ke Meksiko bagian tengah, kota Teotihuacan yang dulunya padat, telah sepi ditinggalkan para pemiliknya yang misterius. Orang-orang Aztec yang saat itu datang sangat terpukau dengan bangunan piramida kematian. Tempat pusat upacaranya sangat megah, di mana puluhan ribu masyarakatnya berkumpul di tengah monument batu keramat. Orang-orang Aztec kemudian menamakan situs purbakala ini dengan mengidentifikasi monument-monumen paling agung serta megah dengan kepercayaannya sendiri, yaitu Piramida Matahari dan Piramida Bulan.
Makam-makam yang berharga dan mengerikan, baru-baru ini ditemukan di Piramida Bulan dalam penggalian yang dipimpin Cabrera Castro dari National Institute of Antropology and History Meksiko dan Saburgo Sugiyama dari Aichi Prefectural University Jepang. Mereka menggali jauh ke dalam struktur batu setinggi 43 m dan menemukan lima lokasi pemakan. Di bawah penggalian yang dilakukan Saburo Sugiyama, mereka menemukan jasad-jasad 10 pria dari sekitar tahun 300 M. Dari hasil analisis, mereka merupakan tentara asing tahanan perang yang kemudian dibunuh dalam sebuah upacara ritual.
Teotihuacan adalah salah satu perkotaan pertama di belahan bumi barat yang luasnya hampir 20 km2. Pada masa kejayannya, kota ini menjadi pusat perdagangan dengan jaringan yang sangat luas. Tak diketahui sebabnya, kota ini diperkirakan runtuh pada tahun 600 M. Saat ini, tempat tersebut hanya menyisakan reruntuhan bangunan yang menjadi obyek wisata sejarah. Banyak pengunjung yang datang serta tertarik untuk mengetahui peradaban serta budaya pada masanya.


2. Tula
Sebuah wilayah di Meksiko yang saat dikenal dengan kota Tollan, menjadi salah satu tempat wisata unggulan Negara tersebut. Di kota ini terdapat patung-patung antlantean yang merupakan situs arkeologi kota tersebut. Patung-patung tersebut menjadi bukti jika Tula menjadi salah satu tempat peradaban terbesar di Meksiko pada zaman kuno. Berdasarkan sejarah, kota ini terbentuk menjelang akhir periode klasik ketika gelombang sebagai berbagai penjajahan di belahan bumi, bermigrasi dari utara ke Meso Amerika. Kelompok ini banyak dan yang paling besar adalah orang-orang Toltec. Bangsa ini kemudian berbaur dengan masyarakat local yang sudah tinggal sebelumnya.
Munculnya Toltec diperkirakan menandai bangkitnya militerisme di Meso Amerika. Sebagai tentara mereka menggunakan kekuatan yang unggul untuk mendominasi masyarakat lain di wilayah tersebut. Sejak saat itu, kota Tollan atau Tula menjadi ibu kota legendaries bangsa Toltec, seperti disebutkan dalam sejumlah sumber pascapenaklukan.
Pada tahun 1940, arkeolog Jorge Acosta melakukan penggalian di Cerro Del Tesoro, desa dekat Tula De Allende sekitar 64 km atau 40 km sebelah utara dari Meksiko City. Mereka menemukan sisa-sisa arsitektur mantan kota Tollan yang sekarang disebut Tula. Saat ini, reruntuhan situs arkeologi terkonsentrasi di dua cluster di ujung-ujung punggung bukit. Reruntuhan yang masih tersisa saat ini meliputi istana, lapangan, serta 3 candi yang berbentuk seperti piramida terpotong. Di kuil terbesar terdapat patung setinggi 4,6 m yang tersusun berkolom berbentuk sosok manusia yang disebut Antlatean atau Los Antlatis.


3. Basilika Our Lady of Guadalupe
Basilika Our Lady of Guadalupe adalah gereja katolik roma di Basilika dan kuil nasional Meksiko di utara Mexico City. Kuil ini dibangun di dekat lokasi di mana bunda maria dari Guadalupe dilahirkan. Tempat ini adalah salah satu situs penting untuk ziarah religi mereka yang beragama katolik. Setiap tahun, tempat ini dikunjungi oleh jutaan orang, terutama pada tanggal 12 Desember yang dikenal dengan hari raya Our Lady of Guadalupe. Ziarah ke tempat yang dianggap suci ini telah berlangsung lama dan tidak terputus sejak tahun 1531. Pada tahun-tahun terakhir, ada sebuah tempat suci di kaki bukit Tepeyac.
Pada tahun 1622, kuil baru dengan struktur lebih megah kemudian didirikan. Struktur lain dari abad 18 yang terhubung dengan situs ini adalah Gereja Paroki, biaram gereja untuk suster kapusin, serta sebuah kapel menarik di atas bukit. Sekitar tahun 1750, kuil mendapat penghormatan dari perguruam tinggi, yaitu sebuah gelar untuk pastur dan pembangunan untuk palayan paduan suara.
Situs basilica lama sebenarnya telah tenggelam akibat kontur tanah yang sangat lemah, karena tempat ini sangat penting bagi Meksiko City, maka basilica baru pun dibangun. Basilica modern dibangun antara tahun 1974 dan 1976 oleh arsitek Meksiko, Pedro Ramirez Vazquez yang juga arsitek stadion Aztec dan museum nasional Antropologi. Bangunan yang ada saat ini bentuknya melingkar untuk memungkinkan visibilitas maksimum dalam pengambilan gambar. Struktur bangunan ini didukung oleh tiang utama yang mencegah kuil kembali tenggelam karena berdiri di bawah tanah yang tidak stabil.

4. Centro Historico
Kawasan ini merupakan pusat bersejarah kota Meksiko atau yang dikenal dengan sebutan Centro Historico. Kawasan ini dipusatkan di Zocalo atau plaza utama Mexico City. Tempat ini juga meluas ke sejumlah arah hingga beberapa blok dengan batas terjauh alameda. Zocalo adalah alun-alun terbesar di Amerika latin dan terbesar kedua di dunia setelah Res Square Moskow. Alun-alun ini dapat memuat hingga mencapai 100.000/orang.
Luas kawasan Centro Historico yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara ini mencapai 9 km2 dan terdiri atas 668 blok. Kawasan ini meliputi 9.000 bangunan yang 1.550 di antaranya telah dinyatakan bersejarah karena berdiri sejak abad 16 dan 20. Pemerintah Meksiko sangat melindungi kawasan ini hingga membagi ke dalam 2 zona pelestarian. Zona-A meliputi kota pra hispanik dan ekspansi dari periode viceroy sampai kemerdekaan. Zona-B bidang-bidang lain untuk semua konstruksi hingga akhir abad ke-19 yang dianggap sangat diperlukan untuk pelestarian warisan arsitektur dan budaya daerah itu.
Di kawasan Centro Historico terdapat patung fountain untuk menghormati Alonsi Gracia Bravo yang ditata pascapenaklukan Mexico City serta untuk melestarika infrastruktur Aztec asli. Patung ini letaknya di pinggir jalan merced antara Yesus dan Maria Talavera, sebelah timur Zocalo. Centro Historico yang ada di pusat kota Meksiko ini juga memiliki kolerasi dengan kota kuno Aztec Tenochititlan.


5. Pantai Cancun Mexico
Cancun merupakan kota pantai yang terletak di bagian selatan Meksiko, di Negara bagian Quintana Roo, Munisipalitas Benito Juarez. Kota ini letaknya di pesisir pantai laut Karibia. Nama cancun sendiri berasal dari bahasa maya yang berarti ular emas. Kendati namanya mengandung arti binatang buas, di tempat ini tidak ditemukan racun atau bisa ular melainkan pantai menakjubkan dengan pasir putih halus bertebaran di sepanjang pantai. Laut biru membentang diterangi sinar matahari cerah Meksiko. Setiap tahunnya, berjuta-juta orang berkumpul di Cancun untuk memperoleh pengalaman bulan madu tak terlupakan serta menikmati segala keindahan yang ditawarkan Cancun. Dengan segala keindahan serta eksotis alamnya, pantas jika Cancun dimasukkan ke dalam daftar tempat tujuan bulan madu.
Di Cancun, pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas seperti olahraga air, parasailing, snorkeling, hingga memacu jetski. Snorkeling di Cancun sangat terkenal karena penyelam bisa menyusuri dan menikmati sensasi karang kelas dunia. Semua keperluan untuk diving dan snorkeling bisa disewa dengan instruktur bisa didapatkan di mana-mana. Selain wisata pantai, pengunjung juga bisa menghabiskan waktu dengan bermain golf berdua bersama pasangan.
Hal yang paling banyak dilakukan pengunjung adalah duduk berdua bersama pasangan pada saat sore hari, menikmati hembusan angin sore yang nyaman sambil memandang sunset di pantai Cancun. Tempat ini bersuhu cerah antara 23,8o C setiap tahunnya. Saat terbaik untuk berlibur di Cancun adalah akhir Desember atau awal April.


5 Tempat yang Wajib Dikunjungi Meksiko

Tidak ada komentar:

Posting Komentar